Kampoong Hening : Jalan Menuju Kejernihan Hati

4 Gangguan Kesehatan Mental pada Mahasiswa yang Umum Terjadi

Menjalani masa perkuliahan bukan sesuatu hal yang mudah untuk dilakukan dan terkadang bisa menjadi sangat berat. Banyak yang mengalami gangguan kesehatan mental pada mahasiswa karena satu dan lain hal.

Jadwal kuliah yang sangat padat, adaptasi dengan lingkungan pergaulan baru serta beban aktivitas lain dapat menjadi salah satu beban berat bagi mahasiswa. Karena itulah, mahasiswa sangat rentan terkena gangguan kesehatan mental yang membuat mereka menyerah akan pendidikannya.

 

Contoh Gangguan Kesehatan Mental pada Mahasiswa

Berbagai penelitian menyebutkan bahwa mahasiswa memang cukup mudah sekali terkena gangguan kejiwaan. Terlebih lagi bagi mereka yang hidup jauh dari orang tua di lingkungan dan kondisi yang sama sekali baru.

Gangguan kesehatan mental pada mahasiswa ini bisa jadi masalah yang serius dan bisa juga tidak. Jika mereka terkena gangguan kesehatan mental fase ringan, proses pengobatan dan penyembuhan cukup mudah dilakukan.

Berikut ini adalah beberapa jenis gangguan kesehatan mental yang banyak terjadi pada mahasiswa. Diantaranya adalah:

 

  1. Rasa Cemas Berlebihan

Jika Anda yang sekarang ini berstatus mahasiswa merasakan rasa cemas dan khawatir yang berlebihan, maka Anda patut waspada. Cemas dan khawatir adalah perasaan normal namun jika dialami berkepanjangan sehingga membahayakan kesehatan fisik, maka hal ini harus segera ditangani.

Rasa cemas dan khawatir berlebihan akan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Penderitanya rawan terkena serangan jantung jika kondisi fisiknya lemah. Selain itu, mereka juga tidak akan nyaman dan tenang dalam menjalani kehidupan sehari-harinya.

 

  1. Gangguan Makan

Pernahkah Anda merasa sangat tidak berselera untuk makan karena sibuk memikirkan tugas kuliah yang begitu menumpuk? Jika kejadiannya hanya berlangsung sesekali, ini bisa dimaklumi. Namun jika Anda terus menerus enggan makan, maka Anda bisa dikatakan sedang mengalami gangguan kesehatan mental.

Pikiran dan perasaan terasa sangat janggal dan tidak nyaman. Melakukan aktivitas sehari-hari dengan enggan dan tidak ada semangat sama sekali. Lama kelamaan, perasaan enggan ini akan berubah menjadi malas dan tidak ingin melanjutkan kuliah.

 

  1. Insomnia

Insomnia adalah gangguan kesehatan mental pada mahasiswa dimana mereka mengalami kesulitan untuk bisa tertidur dengan lelap dan nyaman. Mata dan otak terjaga sepanjang malam dan tidak ingin terpejam sama sekali.

Insomnia awalnya mungkin hanya kebiasaan saja. Sering terjaga hingga larut malam untuk mengerjakan tugas tertentu. Tapi, lambat laun kebiasaan ini menjadi sebuah habit yang buruk dan berubah menjadi gangguan kesehatan mental.

 

  1. Depresi

Bahan makalah berkali-kali ditolak dosen? Tugas kuliah yang semakin menumpuk? Kesulitan membagi waktu antara kuliah dan bekerja sampingan? Hal-hal seperti ini adalah pemicu terjadinya stress dan depresi.

Jika seorang mahasiswa sudah mengalami stress dan depresi karena beban pendidikan dan kehidupannya, mereka tidak akan lagi percaya diri. Bahkan, tidak sedikit yang meragukan kemampuan dirinya sendiri untuk bisa mengatasi permasalahannya.

 

Jika gangguan-gangguan kesehatan mental pada mahasiswa di atas terjadi pada Anda, segera ambil tindakan. Jangan berdiam diri dan menunggu hingga gangguan ini terselesaikan. Anda harus mencari sebuah solusi supaya gangguan-gangguan ini dapat teratasi.

Untuk itulah, Kampoong Hening hadir di sini. Tempat ini adalah tempat dimana Anda bisa menjernihkan otak dan pikiran dari segala macam beban hidup yang menghimpit. Disini, Anda akan menemukan teman curhat yang akan membantu menemukan solusi semua permasalahan yang dialami.

Kampoong Hening adalah tempat yang tepat bagi mahasiswa yang mengalami gangguan seperti yang disebutkan di atas. Gangguan kesehatan mental pada mahasiswa ini akan diubah menjadi sumber energi dan semangat sehingga Anda bisa melanjutkan hidup dengan lebih baik.

Scroll to Top