Kampoong Hening : Jalan Menuju Kejernihan Hati

Pembagian Kecerdasan Emosional Berdasar Usia dan Bagaimana Cara Membangkitkannya

Kecerdasan emosional adalah kemampuan yang sangat penting bagi seorang individu. Ada pembagian kecerdasan emosional berdasarkan usia dan bagaimana cara membangkitkannya. Kecerdasan emosional membantu seorang individu menjadi manusia yang lebih baik bagi dirinya sendiri ataupun bagi orang lain. Kemampuan ini tidak bisa didapatkan dengan instant dan harus melalui pembentukan yang dipengaruhi oleh berbagai aspek.

Pembagian Kecerdasan Emosional Berdasarkan Usia

Kecerdasan emosional merupakan salah satu jenis kemampuan manusia dalam mengolah, mengelola dan mengontrol emosi dan perasaan dalam dirinya. Kemampuan ini dibentuk sejak seorang individu  masih berusia dini.

Berikut ini adalah pembagian kecerdasan emosional berdasarkan usia dan bagaimana cara membangkitkannya. Diantaranya adalah :

  1. Usia Anak-anak

Kecerdasan emosional harus mulai dikembangkan sejak seorang individu masih berusia anak-anak. Bentuk kemampuan kecerdasan emosional yang sudah muncul pada anak-anak adalah :

  • Rasa menyayangi dan mengasihi keluarga serta teman bermain
  • Rasa menyayangi hewan peliharaan
  • Sedih ketika tidak mendapatkan keinginannya
  • Menangis saat tidak diijinkan untuk bermain

Dalam usia anak-anak, mereka harus dibantu untuk mengasah dan mengelola perasaannya. Bantu mereka supaya bisa mengatasi perasaan yang timbul dalam hatinya. Contohnya adalah ketika marah, anak harus diajarkan cara mengelola amarah.

Sangat tidak dianjurkan untuk merayu anak yang sedang marah atau membujuknya dengan rajukan. Ini justru akan membuat anak Anda jadi lebih kebal dan terus menerus mempertahankan amarah. Saat besar, dia akan menjadi anak pemarah.

  1. Usia Remaja

Usia yang selanjutnya adalah usia remaja. Pada saat ini, seorang individu biasanya akan memiliki lebih banyak perasaan dan emosi dalam dirinya. Berikut ini adalah kemampuan kecerdasan emosional pada anak remaja yaitu :

  • Merajuk saat kemauannya tidak dituruti orang tua
  • Bermanja-manja pada kakek atau nenek
  • Senang mendapatkan hadiah dari orang tua
  • Cemburu pada teman sekolah

 

Masih banyak lagi contoh kecerdasan emosional pada anak remaja. Masa-masa ini adalah masa yang paling tepat untuk pembentukannya. Diperlukan peran orang tua supaya pembentukan kecerdasan emosional anak lebih tepat sasaran dan berhasil dengan baik.

  1. Usia Dewasa

Pada usia yang lebih matang ini, seorang individu pasti lebih dewasa dalam sikap dan perilakunya. Kecerdasan emosional dalam fase ini jauh lebih kompleks dari fase anak remaja. Dalam usia ini, orang dewasa dapat merasakan beberapa emosi seperti :

  • Rasa bangga saat berhasil meraih pencapaian tertentu
  • Rasa marah saat anak buah tidak mengikuti peraturan yang berlaku
  • Rasa senang karena menemukan teman dengan hobi yang sama, dan lain sebagainya.

Meningkatkan kecerdasan emosional pada orang dewasa bisa mudah dan mungkin juga sulit. Namun, selalu ada tempat pelatihan dimana Anda cukup mendaftarkan diri dan keluarga kesana.

  1. Usia Lansia

Pada usia ini, kesehatan mental dan kecerdasan emosional harus benar-benar dijaga. Kesehatan mental rawan terganggu karena faktor usia. Namun dengan metode ecohealing. semua keluhan sakit dalam tubuh dakan teratasi.

Bagi Anda yang membutuhkan tempat pelatihan untuk membangkitkan kesehatan mental dan kecerdasan emosional, Kampoong Hening adalah tempat yang paling sempurna. Di tempat ini, Anda bisa menikmati suasana alam yang asri, hijau, sejuk dan menyegarkan.

Dengan menggunakan metode ecohealing, terapis Kampoong Hening akan membantu Anda memperoleh kestabilan emosi dan mental. Itulah beberapa informasi terkait pembagian kecerdasan emosional berdasarkan usia dan bagaimana cara membangkitkannya. Untuk info pelatihan kesehatan mental lebih lengkap, silahkan hubungi tim pemasaran Kampoong Hening

Scroll to Top