Kampoong Hening : Jalan Menuju Kejernihan Hati

Waspadai! Ini Dia 8 Ciri-ciri Kesehatan Mental Terganggu

Anda pasti pernah mendengar berita orang yang bunuh diri karena kesehatan mental terganggu. Nampaknya mereka terlihat baik-baik saja dan bahkan bisa beraktivitas seperti orang lain pada umumnya. Namun jika diteliti lebih mendalam, ada yang salah dengan kondisi kejiwaannya.

Terkadang mereka melakukan hal-hal yang di luar nalar manusia normal. Ada pula yang mengisolasi dirinya sendiri dan menjauhi orang-orang di sekitarnya. Jika hal ini terjadi pada diri Anda atau orang-orang di lingkungan, Anda patut waspada.

Tanda-tanda Kesehatan Mental Terganggu

Tekanan hidup yang dialami oleh seseorang tidak bisa ditakar dari pandangan mata. Ada yang nampaknya bahagia namun memendam luka di dalam hatinya. Ada pula yang terlihat riang tapi sering menangis kesepian saat malam tiba.
Banyak faktor yang bisa menyebabkan kesehatan mental terganggu. Ada yang dipengaruhi dari dalam dirinya dan ada pula yang datang dari luar atau faktor eksternal. Namun yang paling penting, kita mengetahui tanda-tanda munculnya gangguan kesehatan mental dalam diri seseorang.

Hal ini sangat penting karena bisa menjadi langkah antisipasi awal supaya gangguan kesehatan mentalnya tidak berkembang terlalu jauh dan menjadi parah. Untuk itu, mari pelajari beberapa tanda terjadinya gangguan kesehatan mental, yaitu:

  1. Sedih Terus Menerus

Anda merasakan perasaan kelu, sedih dan pilu yang terus menerus tanpa mengetahui apa penyebabnya. Perasaan ini lama kelamaan akan membuat Anda menjadi stress dan depresi.

  1. Muncul Keinginan Mengakhiri Hidup

Salah satu puncak kesulitan orang yang mengalami gangguan kesehatan mental adalah menahan hasrat untuk melakukan bunuh diri. Mereka menganggap bahwa hidup hanya akan membuat mereka menderita.

  1. Menarik Diri

Orang-orang yang mengalami kesehatan mental terganggu akan sedikit demi sedikit menarik diri dari lingkungan sekitarnya. Mereka mengasingkan diri dan tidak mau bergaul dengan sesamanya.

  1. Mendengar Suara-suara

Pada fase tertentu, ada pula beberapa orang yang mengalami gangguan pendengaran. Mereka seolah-olah mendengar suara-suara tertentu. Hal ini disebut dengan halusinasi.

  1. Paranoid

Paranoid adalah rasa takut, cemas dan khawatir yang berlebihan, padahal tidak ada peristiwa tertentu yang patut ditakuti atau dicemaskan.

  1. Emosi yang Berubah-ubah

Seseorang yang terganggu kesehatan mentalnya akan sangat mudah sekali berubah-ubah moodnya.

  1. Mengonsumsi Obat

Saat halusinasi semakin menghebat, ditambah dengan insomnia akut, seseorang pasti akan merasa membutuhkan obat untuk menenangkan diri. Justru, hal ini adalah sesuatu yang salah.

  1. Bicaranya Melantur

Saat kesehatan mental terganggu, orang-orang ini akan melantur dalam berbicara. Mereka sama sekali tidak menyaring perkataan apa yang keluar dari mulutnya.

Bagi Anda atau orang-orang di sekitar yang mengalami beberapa gejala di atas, segeralah lakukan pemeriksaan. Setidaknya, berkonsultasilah dengan ahlinya seperti dokter jiwa, terapis atau konselor berpengalaman untuk mengetahui kondisi kejiwaan saat ini.Jika merasa kurang nyaman mengunjungi rumah sakit, Anda bisa datang ke Kampoong Hening. Tempat ini diciptakan secara khusus bagi mereka yang mengalami gangguan kesehatan mental ringan.

Tempat ini menyediakan terapis dan konselor berpengalaman. Mereka menggunakan metode ecohealing, yaitu sebuah metode rehabilitasi untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Sebuah metode yang akan mengajak hati dan pikiran Anda bertualang ke dunia yang lebih dalam.

Saat Anda menyelesaikan pelatihan atau pengobatan di Kampoong Hening, Anda akan merasa seperti terlahir kembali. Semua perasaan buruk dan negatif dalam hati akan berubah menjadi semangat dan energi positif untuk menjalani hidup lebih baik. Tidak akan ada lagi diagnosa kesehatan mental terganggu dalam hidup Anda di masa mendatang.

Scroll to Top